MAKASSAR – Serikat Pengemudi Ojek Online (SPION) memberikan peringatan keras kepada pihak aplikator atau perusahaan penyedia layanan transportasi daring. Organisasi ini menyatakan siap menjadi garda depan jika perusahaan memberlakukan aturan yang dibuat secara sepihak dan dinilai merugikan nasib para pengemudi.
Pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk kesiapan dalam membela hak-hak dan kesejahteraan anggota. SPION menegaskan bahwa setiap kebijakan baru harus dibuat melalui musyawarah dan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, bukan hanya menguntungkan satu sisi saja.
“Kami siap menjadi barisan terdepan untuk memperjuangkan hak kami. Jika aplikator tetap memaksakan kehendak dengan membuat aturan tanpa mendengarkan aspirasi pengemudi, kami tidak akan tinggal diam,” ujar Sekretaris Jenderal Lapangan SPION, Daeng Uddin.
Langkah tegas ini diambil menyusul kekhawatiran para driver terkait potensi perubahan kebijakan yang bisa berdampak langsung pada pendapatan, seperti penurunan tarif, perubahan sistem insentif, hingga pemotongan komisi yang tidak wajar.
SPION meminta agar perusahaan aplikasi lebih bijak dan adil dalam menyusun regulasi internal, demi keberlangsungan usaha bersama serta kesejahteraan pengemudi yang menjadi ujung tombak operasional.










