MAKASSAR – Hujan yang mengguyur tanpa henti selama dua hari membuat Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, kembali terendam banjir. Kondisi ini diperparah oleh saluran drainase yang tidak berfungsi maksimal, sehingga air menggenang setinggi lutut orang dewasa.
Akibatnya, kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 26 Makassar terpaksa dihentikan sementara dan dialihkan ke sistem daring.
Menurut Ketua RW 03, Kel.Mangasa Fatahuddin, wilayah tersebut memang sudah menjadi langganan banjir. Ia menyesalkan kondisi yang terus berulang namun tak kunjung mendapat solusi permanen.
“Air setinggi lutut orang dewasa, diperparah dengan drainase yang tidak lancar. Sekolah terpaksa libur demi keselamatan. Sangat disayangkan, seolah pemerintah menutup mata atas persoalan yang sudah lama terjadi ini,” ujar Fatahuddin dengan nada kecewa.
Warga berharap adanya perhatian serius dan perbaikan infrastruktur agar masalah ini tidak terus terulang.







