MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar mengerahkan ratusan personel untuk menindak tegas kelompok geng motor yang kerap membuat keresahan di masyarakat. Operasi besar-besaran ini dilaksanakan menyusul banyaknya laporan warga terkait aksi balap liar, vandalisme, hingga tindakan anarkis yang mengganggu ketertiban umum.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar memimpin langsung penggelaran pasukan yang berjumlah sekitar 300 personel. Personel tersebut dikerahkan dari berbagai satuan kerja (Satker) di lingkungan Polrestabes Makassar untuk melakukan patroli, razia, dan pengejaran di titik-titik rawan yang biasa dijadikan tempat berkumpul maupun aksinya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan tegas ini dilakukan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Polisi tidak akan segan-segan memproses hukum setiap pelanggaran yang ditemukan, mulai dari pelanggaran lalu lintas hingga tindak pidana lainnya.
“Kami mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, serta kepada para pemuda agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegas pihak kepolisian.
Operasi ini rencananya akan dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh di seluruh wilayah hukum Polrestabes Makassar untuk memutus mata rantai keberadaan geng motor yang meresahkan.












