Soppeng– Setelah melakukan pencarian secara intensif selama empat hari, Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bersama Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta unsur SAR gabungan lainnya akhirnya berhasil menemukan korban hilang atas nama Hatta Dg Mannesa (77), warga Desa Abbanuang, Kecamatan Rilililau, Kabupaten Soppeng.
Korban ditemukan pada Rabu (17/06/2026) di aliran anak sungai yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah korban. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari kebun jagung milik korban yang sebelumnya menjadi titik fokus pencarian tim SAR gabungan.
Berdasarkan hasil pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah ditemukan, Tim SAR gabungan segera melakukan proses evakuasi jenazah dari lokasi yang cukup sulit dijangkau menuju rumah duka untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan.
Diketahui, Kakek Hatta Daeng Mannesa dilaporkan hilang sejak Jumat (12/06/2026). Sebelum dinyatakan hilang, korban terakhir kali terlihat hendak menuju kebun jagung miliknya yang berjarak sekitar 1 kilometer dari kediamannya. Tidak kunjung kembali ke rumah, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat yang dilanjutkan dengan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
Selama empat hari pelaksanaan operasi SAR, Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bersama seluruh unsur yang terlibat menyisir area perkebunan, semak belukar, hingga aliran sungai di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada. Medan yang cukup berat dan kondisi cuaca yang berubah-ubah tidak menyurutkan semangat personel dalam upaya menemukan korban.
Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Rudi Mandaka, S.H., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban serta mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Hatta Daeng Mannesa. Terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan yang telah bekerja tanpa kenal lelah selama empat hari pencarian. Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setidaknya keluarga telah mendapatkan kepastian dan korban dapat segera dimakamkan secara layak. Sinergitas seluruh unsur dalam operasi ini menjadi bukti nyata kepedulian dan semangat kemanusiaan dalam membantu masyarakat,” ujar Kompol Rudi Mandaka.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang dilaksanakan oleh Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bersama SAR gabungan di Desa Abbanuang, Kecamatan Rilililau, Kabupaten Soppeng secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh personel yang terlibat kemudian melaksanakan konsolidasi dan kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan seluruh rangkaian operasi SAR berjalan dengan aman dan lancar.














